PSG Lawan Yang Hebat

PSG Lawan Yang Hebat - Pelatih Bayer Leverkusen, Sami Hyypia, menganggap Paris Saint-Germain (PSG) adalah tim kuat setelah pasukannya dihajar 0-4 dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions di BayArena, Leverkusen, Selasa (18/2/2014).

Judi Online Terpercaya Kemenangan PSG ditentukan oleh gol-gol dari Blaise Matuidi (menit ke-3), Zlatan Ibrahimovic (39, 42), dan Yohan Cabaye (88). Setelah laga itu, Hyypia sampai bingung harus berkomentar mengenai jalannya pertandingan itu.

"Anda tak bisa mengatakan apa yang salah. Anda juga bisa melihat tim seperti apa yang kami hadapi. PSG merupakan lawan yang kuat dan luar biasa," tandas Hyypia.

" Judi Bola Taruhan Online Jika tim Anda kebobolan dalam waktu tiga menit, selalu sulit untuk bangkit. Hal itu semakin sulit saat kami tak pernah menemukan ritme permainan sepanjang babak pertama. Pada babak kedua, pemain kami mendapat kartu merah. Namun, saya merasa kami lebih baik bermain dengan 10 pemain ketimbang 11 pemain,” tutup Hyypia.

PSG Libas Leverkusen 4 Gol Tanpa Balas

PSG Libas Leverkusen 4 Gol Tanpa Balas -  Paris Saint-Germain semakin dekat menuju perempat final Liga Champions setelah menaklukkan Bayern Leverkusen 4-0 pada leg pertama babak 16 besar kompetisi itu di Stadion BayArena, Selasa (18/2/2014) waktu setempat atau Rabu (19/2/2014) dini hari WIB. Hanya keajaiban yang bisa membuat Leverkusen membalikkan keadaan ketika melakoni leg kedua di markas PSG pada awal bulan depan.

Judi Bola Taruhan Online Terpercaya PSG langsung menghentak ketika peluit kick-off dibunyikan wasit. Raksasa Ligue 1 ini terus menggempur pertahanan tuan rumah hingga gol pun tercipta pada menit ketiga lewat sontekan kaki kiri Blaise Matuidi.

Gol ini berawal dari kerja sama yang bagus antara Zlatan Ibrahimovic, yang memberikan umpan kepada Verratti, yang kemudian meneruskan si kulit bulat ke dalam kotak penalti. Blaise dengan tenang mengeksekusi bola yang merobek sisi kanan bawah gawang Bernd Leno. Ini merupakan gol ke-100 PSG di pentas Eropa yang dibukukan gelandang tersebut.

Seusai gol tersebut, PSG terus menguasai permainan. Beberapa peluang kembali diperoleh juara bertahan Liga Perancis tersebut, tetapi tak mampu menambah gol.

Leverkusen pun mencoba untuk bangkit. Namun, Stefan Kiessling dan kawan-kawan kesulitan menemukan celah untuk menerobos barikade pertahanan tim tamu, yang bermain sangat disiplin pada awal laga ini.

Taruhan Judi Bola Online Pada menit ke-39, PSG mampu menggandakan keunggulan lewat tendangan penalti Ibrahimovic. Hukuman itu diberikan karena Emir Spahic melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti dengan menarik Ezequiel Lavezzi yang berusaha menyambut umpan silang dari sayap kiri. Ibrahimovic melepaskan tendangan datar nan keras di sisi kanan gawang, yang tak mampu dibendung Leno.

Ibrahimovic benar-benar sedang on-fire dalam laga ini. Hanya berselang tiga menit, striker jangkung asal Swedia ini kembali mengoyak jala tuan rumah lewat tendangan keras kaki kirinya dari luar kotak penalti, setelah menerima umpan tarik Matuidi dari dalam kotak penalti. Bola menghunjam deras di pojok kiri atas gawang Leverkusen. Skor 3-0 bertahan sampai turun minum.

Pada babak kedua, Leverkusen melakukan dua pergantian karena pelatih Sami Hyypia ingin meningkatkan daya serang timnya. Secara permainan, Leverkusen lebih bagus dibandingkan babak pertama karena mereka mulai mengambil alih kendali.

Namun, petaka menimpa Leverkusen pada menit ke-59 karena mereka harus bermain dengan 10 orang, menyusul kartu kuning kedua (disusul kartu merah) yang diterima Spahic karena melanggar Lucas. Ini membuat ambisi Leverkusen untuk menembus babak perempat final Liga Champions semakin berat—Leverkusen tak pernah lolos ke babak delapan besar Liga Champions sejak final tahun 2002, ketika Zinedine Zidane mencetak gol cantik di Hampden Park, yang membawa Real Madrid juara.

Unggul jumlah pemain, PSG kembali memberikan tekanan. Pada menit ke-67, tim besutan Laurent Blanc ini berhasil mencetak gol, tetapi dianulir wasit karena Lavezzi berada dalam posisi offside ketika Leno menahan tendangan Matuidi dan bola mengenai Philipp Wollscheid lalu memantul ke dalam gawang. Meski Lavezzi tak menyentuh bola, wasit tetap pada keputusannya menganulir gol tersebut.

Tampaknya PSG sudah puas dengan keunggulan tiga gol tanpa balas tersebut. Ini membuat mereka tak terlalu intens memberikan tekanan karena lebih banyak melakukan ball-possession pada 10 menit terakhir.

Namun, dua menit menjelang laga usai, PSG bisa menambah satu gol untuk menjauh dengan keunggulan 4-0. Yohan Cabaye yang masuk menggantikan Matuidi pada menit ke-67 tak menyia-nyiakan umpan tarik Lucas, yang mendapat sodoran manis dari Maxwell di sektor kanan pertahanan Leverkusen. Dengan kaki kanannya, Cabaye melepaskan tendangan dan bola bersarang di pojok kiri atas gawang Leno.

Skor telak ini membuat Leverkusen harus bekerja ekstra keras pada leg kedua awal bulan depan. Tampaknya wakil Jerman ini butuh keajaiban untuk lolos ke babak perempat final ketika tandang ke markas PSG karena belum ada satu tim pun yang bisa lolos dengan desifit empat gol di Liga Champions.

Susunan pemain

Leverkusen (4-3-3): 1-Bernd Leno, 5-Emir Spahic, 20-Andres Guardado, 21-Oemer Toprak, 6-Simon Rolfes (Stefan Reinartz 46’), 8-Lars Bender, 14-Hilbert, 18-Sidney Sam (Philipp Wollscheid 62’), 27-Gonzalo Castro, 7-Son Heung-Min (Julian Brandt 46’), 11-Stefan Kiessling
Pelatih: Sami Hyypia

PSG (4-3-3): 30-Salvatore Sirigu, 2-Thiago Silva, 13-Alex, 17-Maxwell, 23-Van der Wiel, 8-Thiago Motta, 14-Blaise Matuidi (Yohan Cabaye 67’), 24-Marco Verratti, 29-Lucas, 10-Zlatan Ibrahimovic, 22-Ezequiel Lavezzi (Javier Pastore 76’)
Pelatih: Laurent Blanc

Wasit: Viktor Kassai (Hongaria)